Badan Kesbangpol Gelar Rakor IDI Provinsi Jambi Tahun 2021

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (bakesbangpol) Provinsi Jambi menggelar Rakor Indeks Demekrasi  Indonesia (IDI) Provinsi Jambi Tahun 2021, Kegiatan ini salah satunya bertujuan agar teralisasi penguatan Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Provinsi Jambi.

Acara ini di buka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jambi yang di wakili oleh Asisten BIdang Pemerintahan dan kesejahteraan Masyarakatat Setda Provinsi Jambi (Asisten 1) Drs. H. Apani Saharudin. bertempat di Golden Harvers Hotel Jambi pada kamis (4/11), dengan mengambil tema perkembangan dan metode  baru IDI menuju Jambi MANTAP 2021.

Dalam Laporan Ketua Penyelenggara yang di sampaikan langsung oleh kepala Bankesbangpol Provinsi Jambi Mukti Sa'id, SE,ME menyatakan bahwa pihaknya juga memiliki meningkatkan pemahaman peserta tentang IDI, serta meningkatnya pemahaman tentang metode dan analisis data IDI.

"Hasil yang di harapkan dari rakor ini, bisa meningkatnya Capaian IDI di Provinsi Jambi Tahun 2021 dan pada  Tahun yang akan datang, Karena peningkatan Capaian IDI tidak akan terwujud oleh Pemerintah semata, namun juga harus disertai peran Aktif semua elemen masyarakat Akademisi, Aktivis, Media dan yag lainnya," jelas Mukti.

Sebanyak 100 orang pesrta mengikuti rakor ini. berasal dari Anggota Pokja IDI Provinsi Jambi, Kaban/Kakan Kesbangpol Kabupaten/Kota Se-Provinsi Jambi, Bagian Hukum, Satpol PP Kabupaten/Kota Se-Provinsi Jambi.

Sementara itu, Asisten 1 Drs. H. Apani Saharudin saat Membuka Rakor, menyebut indks demokrasi di Provinsi Jambi Mengalami Peningkatan Pada 3 tahun terakhir, Yakni pada tahun 2018 pada angka 68,71,lalu pada 2018 dengan angka 69.76 serta pada tahun 2020 dengan angka 75,53. " Pemprov Jambi bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten/Kota Seprovinsi Jambi, dan semua pemangku kepentingan berusaha untuk meningkatkan IDI Provinsi Jambi, juga terbuka terhadap masukan masukan konstruktif dalam upaya peningkatan IDI Provinsi Jambi" Katanya.

ia menjelaskan, komponen IDI yang dinilai selama ini, terdiri atas 3 aspek, 11 variabel, dan 28 indikator . tiga aspek yakni kebebasan sipil, hak-hak politik, dan lembaga demokrasi. lalu 11 variabel yakni kebebasan berkumpul dan berserikat, kebebasan berpendapat, kebebasan berkeyakinan, kebebasan dari diskriminasi, hak memilih dan di pilih, partipasi politik dalam pengambilan keputusan dan pengawasan pemerintah, lalu pemilu yang bebas dan adil. peran DPRD, Peran Partai Politik, peran birokrasi pemerintah daerah, serta peradilan yang independen. " IDI Memberikan mamfaat bagi pemerintah daerah, yakni Input (masukan) bagi penyusunan perencanaan pembangunan bidang politik (RPJMD dan RKPD)" ujarnya sambil membuka rakor secara resmi.

adapun narasumber pada kegiatan ini yakni direktur politik Komunikasi Bappenas RI atau yang mewakili, perwakilan dari Kepala Badan pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi serta kepal Bakesbagpol Provinsi Jambi Hadir juga dalam acara ini Ketua Komisi 1 DPRD Provinsi Jambi H. Hapis Hasbillah, SE , yag turut memberikan sambutan dan arahannya.

dalam paparannya perwakilan BPS menyebut untuk pengukuran IDI Provinsi Jambi untuk tahun 2021 ini masih mengunakan metode lama, sedangkan metode pengukuran baru IDI kemungkinan diterapkan pada tahun depan.